Kamis, 12 Agustus 2010

cerita akhir kisahku bersamanya

Aku masi mengingat semua yang aku alamin waktu itu.

satu hari dengan kebingungan satu hari dengan tatapan kosong tak tau harus apa yang saya lakukan, mencoba tenang tidak berfikir apa-apa . ketakutan yang hanya ada dalam pikiran membuat aku gak bisa apa-apa. Semua orang yang ada di dekatku waktu itu jadi sasaran omongan kotorku

Diam sendiri di tempat itu.

Di pojok ruangan sempit dan kotor. aku mencari ketenanggan diri sendiri . satu jam berlalu, sampai beberapa jam berlalu, aku masi tetap duduk di tempat itu , Sampai pada saat aku harus berdiri dan kembali kemeja kerjaku.

Kulihat jam pas pukul 9.00 aku melihat semuanya . pikiran yang sejak awal tidak seimbang membuat semuanya semakin memanas, memebuat pikiran kembali menjadi negative dan bertanya.

Siapa siapa orang itu ?

Apa seperti itu dia ?

Tapi perasaanku yang begitu dalam padanya kepercayaanku yang begitu dalam padanya .memubuat aku kembali mencoba berfikir positif .Mencoba hilangkan semua pikiran jelek . Mencoba ku mencari tau dia .

Mencoba menghubungi dia dan berbicara besamanya, Emosiku muncul emosiku seakan yang tadinya tebendung sekarang makin memuncak, semakin menjadi-jadi semua omongan kasarku , semua omongan ku dengan nada kerasku aku luapkan . semua barang yang ada di dekatku menjadi sasaran buat aku rusak…

Iya emang aku bener-bener sakit dengan itu

15 menit aku berbiacara di telfon kemudian mematikan telfon itu .berdiri sejenak melihat sekeliling rumah . mencoba berfikir positif mencoba kembali tenang mencoba aku kembali menghubunginya sampai semuanya sudah dibicarakan semua . sampai semua sudah semakin memuncak . aku diberi keputusan terbaik . keputusan yang membuat aku gak bisa berkata apa-apa hanya bisa berkata cuman ini , apa tidak dapat di perbaiki . tetapi itu emang keputusanya yang bulat dan aku tau dia tegas buat ambil semua tidakan . desak suara yang aku dengarkan, desak suaraku yang bercampur tetesan air mata .


Waktu itu menjadi berakhirnya semua kisahku .tak ingin rasanya aku melepaskanya tapi itu kepeutusan terbaik darinya yang mungkin membuat dia lebih bahagia


semua sudah jadi cerita semua hanya jadi kenangan yang sulit buat aku lupain

semua yang aku lakuin bersamanya

semua bakal jadi memori cerita yang bakal gak perna aku lupain karna , dia aku bisa punya semangat buat jalani semuanya


buat kamu i miss you bunda